Enkripsi / Dekripsi AES
Enkripsi/dekripsi AES dengan mode CBC, CFB, CTR, OFB, ECB, padding Pkcs7/ZeroPadding/NoPadding, kunci 128/192/256 bit, output Base64, deteksi otomatis format kunci/IV
Apa itu enkripsi AES?
AES adalah algoritma enkripsi simetris yang banyak digunakan. Beroperasi pada blok 128 bit dan mendukung kunci 128, 192, dan 256 bit.
Apa saja mode enkripsi?
CBC merantai blok untuk keamanan lebih baik. CFB mengubah AES menjadi cipher aliran. CTR menggunakan penghitung untuk enkripsi paralel. OFB membuat aliran kunci. ECB mengenkripsi setiap blok secara independen — paling tidak aman.
Apa itu padding?
Padding menambahkan byte ekstra untuk menyelaraskan data. Pkcs7 paling umum. Iso97971 menambahkan byte sebelum Pkcs7. AnsiX923 mengisi dengan nol dan byte panjang. ZeroPadding mengisi dengan nol. NoPadding memerlukan perataan tepat.
Apa format output?
Output enkripsi menggunakan encoding Base64 secara default, yang merupakan format paling umum dan ringkas. Input kunci dan IV mendukung deteksi otomatis format Hex, Base64, atau UTF-8 — cukup tempelkan kunci atau IV Anda dan alat akan mengenali formatnya secara otomatis.
Rekomendasi keamanan untuk AES?
Gunakan kunci acak yang kuat. Lebih suka CBC atau CTR daripada ECB. Gunakan AES-256 untuk keamanan maksimum. Selalu gunakan IV unik.
Apakah data saya dikirim ke server?
Tidak, semua enkripsi dilakukan secara lokal di browser menggunakan CryptoJS. Data Anda tidak pernah meninggalkan perangkat.
Ukuran kunci apa yang didukung?
AES mendukung tiga ukuran: 128 bit (16 byte), 192 bit (24 byte), dan 256 bit (32 byte). AES-128 cukup untuk sebagian besar penggunaan, AES-192 memberikan margin keamanan ekstra, dan AES-256 menawarkan tingkat keamanan tertinggi yang direkomendasikan untuk data rahasia.
Apa perbedaan antara AES-128, AES-192, dan AES-256?
Perbedaannya terletak pada panjang kunci dan jumlah putaran enkripsi: AES-128 menggunakan 10 putaran, AES-192 menggunakan 12 putaran, dan AES-256 menggunakan 14 putaran. AES-256 memberikan keamanan terkuat tetapi sedikit lebih lambat. Untuk sebagian besar aplikasi, AES-128 sudah dianggap tidak dapat dipecahkan dengan teknologi saat ini.
Apa sejarah AES dan di mana digunakan?
AES dipilih oleh NIST pada tahun 1997 untuk menggantikan DES, dan menjadi standar resmi pada tahun 2001. Sekarang digunakan oleh pemerintah, militer, dan lembaga keuangan di seluruh dunia. AES mengamankan koneksi HTTPS, jaringan WiFi, enkripsi disk, dan file terkompresi.
Mengapa mode ECB tidak direkomendasikan?
Mode ECB mengenkripsi blok plaintext yang identik menjadi blok ciphertext yang identik, yang mengungkapkan pola dalam data. Misalnya, mengenkripsi gambar dengan ECB masih akan menunjukkan garis besar gambar. Ini membuat ECB rentan terhadap serangan analisis pola. Selalu gunakan mode CBC, CTR, CFB, atau OFB dengan IV acak.
Apa aplikasi nyata AES?
AES digunakan dalam HTTPS/SSL untuk penjelajahan web yang aman, WPA2/WPA3 untuk keamanan WiFi, koneksi VPN, enkripsi Bluetooth, aplikasi perpesanan terenkripsi, enkripsi disk (BitLocker, FileVault), arsip terkompresi (ZIP, RAR), dan perlindungan dokumen rahasia pemerintah.
Apa perbedaan antara output Hex dan Base64?
Hex (heksadesimal) mewakili data biner menggunakan 16 karakter (0-9, A-F), menghasilkan string yang lebih panjang. Base64 menggunakan 64 karakter (A-Z, a-z, 0-9, +, /) dan sekitar 33% lebih pendek dari Hex untuk data yang sama. Keduanya adalah format umum untuk mewakili data biner sebagai teks.